Ketahui Massa Tubuh Ideal Dan Nilai Kesehatanmu Dengan Perhitungan BMI

Kenali Tanda-Tanda Berat Badan Anda Sudah Berlebih

Pastinya setiap orang tidak asing lagi dengan BMI, mungkin kamu juga termasuk salah satunya. BMI singkatan dari Body Mass Index yang merupakan salah satu cara konvensional untuk menghitung apakah massa tubuhmu ideal dan seberapa sehatnya tubuhmu. Memang terdengar simple, tetapi nyatanya masih banyak orang yang mengacu pada BMI untuk menilai kesehatan tubuhnya. 

Terkadang hitungan matematis simple yang digunakan untuk BMI menjadikannya sebagai sebuah acuan untuk mendapatkan massa tubuh ideal yang mudah didapatkan bagi sebagian orang. Tetapi beberapa orang lainnya meragukan hasil perhitungan BMI itu sendiri. Mereka bertanya, bagaimana bisa hasil perhitungan matematika sederhana bisa menggambarkan tingkat kesehatan seseorang? Banyak beredar fakta dan mitos, tetapi belum bisa diketahui dengan pasti mana yang benar dan mana yang salah. 

Berikut dibawah ini adanya beberapa fakta menarik tentang BMI yang perlu diketahui, diantaranya yaitu :

  • Pengertian BMI

BMI atau Body Mass Index merupakan rasio perbandingan antara tinggi badan serta massa tubuh seseorang yang bisa digunakan untuk mengetahui tingkat keidealan massa tubuh seseorang. BMI pertama kali ditemukan diawal abad ke-19 lalu digunakan oleh seantero penduduk dunia. Cara menghitung BMI adalah dengan mencantumkan massa tubuh seseorang dalam satuan kilogram dibagi dengan kuadrat dari tinggi badan dalam satuan sentimeter. 

  • Perhitungan BMI Cukup Akurat Untuk Mengukur Massa Tubuh Yang Ideal

Selalu munculnya perdebatan yang mempertanyakan apakah BMI itu cara perhitungan yang telah sesuai untuk menentukan berat badan yang sehat satu individu. Beberapa ilmuwan serta orang orang skeptis menyakini bahwa BMI tidak 100 % akurat dan orientasi tubuh yang dimiliki setiap individu berbeda beda. Tetapi kenyataannya tetap menyatakan bahwa BMI itu merupakan cara akurat untuk bisa mengetahui kapan seseorang berada di titik berat badan yang berbahaya serta kapan seseorang berada di titik ideal. 

  • Ada Variabel Lain Yang Perlu Dijadikan Faktor Ketika Mengukur BMI Untuk Mendapatkan Konklusi Yang Lebih Akurat

Meski BMI dinyatakan sebagai indicator akurat yang bisa menggambarkan kondisi massa tubuh seseorang. Tetapi nyatanya ada beberapa variable lain yang harus diperhitungkan sebagai faktor  pendamping dari perhitungan BMI itu sendiri seperti umur, gender, serta ukuran lingkar pinggang. Saat semua variabel tambahan tersebut dimasukkan dalam perhitungan, maka hasil perhitungan BMI menjadi lebih akurat. Meski begitu, massa tulang dan otot seseorang tidak bisa dijadikan variabel tambahan dalam perhitungan BMI, sehingga menjadikan sebuah kekurangan dari indicator massa tubuh ini yang menjadikannya tidak begitu akurat juga karena tidak memiliki pembanding terhadap massa lemak dalam tubuh, khususnya bagi mereka yang bertulang besar serta memiliki massa otot yang cukup besar. 

  • BMI Memberikan Informasi Penting Tentang Distribusi Lemak Dalam Tubuh

Adanya mitos yang menyatakan bahwa BMI tidak bisa menggambarkan distribusi lemak didalam tubuh seseorang. Tetapi nyatanya mitos tersebut tidaklah benar. Karena ternyata BMI bisa memberitahu keadaan lemak dalam tubuh tanpa harus melihat faktor umur, gender, ataupun ras. Hasil perhitungan BMI memuat informasi yang bisa membantu seseorang bisa mengetahui tipe diet serta jenis olahraga apa yang cocok dilakukannya. 

Hal lain yang harus diketahui tentang BMI adalah bahwa hasil BMI lebih dari 25 tidak berarti obesitas. Adanya konsep yang mengatakan bahwa semua individu dengan BMI diatas 25 merupakan penderita obesitas yang kemungkinannya melupakan faktor faktor yang telah disebutkan dalam poin nomor tiga, termasuk massa tulang dan otot. 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *